Ketikmedia.com – Terganggu dengan suara token listrik yang mau habis? Tenang saja. Ketika alarm token sudah berbunyi tapi kamu belum sempat mengisinya, maka bisa menerapkan cara mematikan suara token listrik yang mau habis. Kamu bisa menerapkan cara tersebut di berbagai merek, mulai dari GLOMET, HEXING, ITRON, CONLOG, hingga STAR.
Alarm token listrik memang dirancang untuk memberi peringatan kepada pengguna bahwa sisa daya pada meteran prabayar sudah hampir habis. Meski begitu, suara alarm cukup menggangu bagi sebagian orang. Nah, untuk mengatasinya, Ketik Media akan memberikan panduan mematikan suara token listrik yang mau habis untuk berbagai merek. Yuk, simak!
Panduan Mematikan Suara Token Listrik
Bunyi alarm listrik saat token hampir habis membuat sebagian orang terganggu. Apalagi tidak semua meteran punya fitur yang berfungsi untuk mamatikan alarm secara otomatis. Tapi tenang saja, kami akan memberikan tahapan bagaimana cara mematikan suara token listrik yang sudah habis berikut ini:
1. Meteran HEXING
Cara mematikan bunyi token listrik HEXING umumnya paling mudah kamu lakukan. Sebab, pada meteran HEXING ini telah menyediakan kode khusus agar pelanggan bisa mematikan alarm jika sewaktu-waktu diperlukan.
Untuk menonaktifkan bunyi alarm, kamu hanya perlu memasukkan kode 812 > Accept. Memasukkan kode tersebut akan membantu menghentikan bunyi alarm tanpa harus merubah settingan apapun pada meteran.
2. Meteran ITRON
Bagi pengguna meteran ITRON, maka telah tersedia fitur untuk setting batas dan delay alarm. Keberadaan fitur ini penting untuk mengurangi frekuensi bunyi alarm. Jadi dengan setting batas minimal alarm dan waktu delaynya yang lebih panjang, maka bisa mencegah alarm berbunyi secara tiba-tiba. Begini caranya:
- Lihat batas alarm dengan memasukkan kode 79 > Enter
- Lalu masukkan 456xxx > Enter (xx: batas alarm yang diinginkan, misal 10kWh jadi 45610)
- Lihat delay alarm dengan memasukkan 78 > Enter
- Lalu masukkan 123XX > Enter (xx: batas waktu delay yang diinginkan, misal 10 menit jadi 12310)
Selain mengubah batas alarm dan delay alarm pada meteran, kamu juga bisa menggunakan kode 812 pada meteran ITRON untuk menghentikan alarm selama 5 – 10 menit.
3. Meteran MELCOINDA
Jika kamu pengguna meteran MELCOINDA, pastinya tidak ada fitur untuk mematikan alarm. Meski tidak ada cara mematikan bunyi token listrik MELCOINDA secara khusus, kamu tetap bisa mengurangi kemungkinan bunyi alarm. Caranya dengan menyesuaikan durasi alarm dan batas minimal saldo kWh. Begini caranya:
- Masukkan 78 > Enter (melihat/mengatur durasi delay alarm)
- Masukkan 79 > Enter (mengecek batas minimal saldo kWh)
- Masukkan 03 (memastikan sisa kWh tercukupi)
4. Meteran CONLOG
Tidak jauh beda dengan meteran merk MELCOINDA, meteran CONLOG ternyata juga belum menyediakan fitur khusus untuk mematikan alarm tokennya. Tapi, pengguna bisa memantau penggunaan daya serta riayat pemakaiannya dengan kode yang tersedia. Ini kodenya:
- Masukkan #1# (memeriksa rata-rata penggunaan daya)
- Masukkan #11# (melihat token terakhir yang dimasukkan)
5. Meteran GLOMET
Secara umum, cara mematikan suara token listrik yang mau habis padameteran GLOMET sama seperti meteran HEXING. Selain itu, kamu juga bisa melihat pengaturan batas minimal alarm serta sisa kWh-nya. Begini caranya:
- Masukkan kode 812 > Enter (mematikan bunyi alarm)
- Masukkan 79 > Enter (memeriksa batas minimal alarm)
- Masukkan 37 > Enter (melihat sisa kWh)
6. Meteran STAR
Meteran STAR tidak menyediakan fitur khusus untuk ematikan alaram. Kamu bisa memeriksa batas minimal serta waktu delay alarmnya dengan cara berikut ini:
- Masukkan 12 > Enter (melihat batas minimal alarm)
- Masukkan 37 > Enter (melihat setting delay alarm)
Dari berbagai cara mematikan suara token listrik yang mau habis pada berbagai merek meteran di atas, kamu bisa menerapkannya jika merasa terganggu. Tapi perlu kamu ketahui bahwa bunyi tersebut bisa otomatis aktif kembali setelah kamu mengisi ulang token listriknya atau ketika sistem meteran mengalami pembaruan.
Jadi, jika di kemudian hari kamu ingin mematikan bunyi alarmnya lagi, maka tinggal terapkan lagi cara mematikan suara token listrik seperti panduan di atas.
Tips Hemat Agar Token Listrik Tidak Cepat Habis
Setelah mengetahui bagaimana cara mematikan suara token listrik yang mau habis, kamu bisa mulai menerapkannya pada meteran listrikmu. Kemudian, jika kamu sedang berhemat agar token listrik tidak cepat habis, ada beberapa tips yang bisa kamu coba, yaitu:
1. Atur Pemakaian Elektronik Berdaya Tinggi
Tips pertama hemat token listrik adalah mengatur pemakaian elektronik yang berdaya tinggi. Mulai dari micriwave, rice cooker, mesin pompa air, hingga hair dryer yang berdaya tinggi harus kamu batasi penggunaannya.
2. Atur Suhu AC dengan Bijak
Selanjutnya, mengatur suhu AC dengan bijak jadi langkah efektif untuk menghemat penggunaan listrik. Idealnya, kamu bisa mengatur suhu AC di kisaran 24 – 26 derajat Celcius. Jika tidak ada orang di ruangan, sebaiknya matikan AC atau gunakan timer/eco-mode untuk penggunaan yang lebih efisien.
3. Gunakan Lampu LED
Lampu LED sangat berpengaruh terhadap penghematan listrik. Menggunakan lampu LED juga akan memberikan keuntungan, seperti tahan lama, hemat energi, lebih terang, tidak panas, serta mampu menghasilkan warna natural.
Memasang lampu LED untuk penggunaan harian di rumah sangat efisien untuk mengurangi penggunaan listrik. Dengan begitu, token listrikmu juga akan lebih hemat dan tidak cepat habis.
4. Batasi Pemakaian Dispenser
Dispenser adalah salah satu alat elektronik yang bisa menghantarkan panas dan dingin. Alat elektronik yang punya fitur ini otomatis punya daya yang jauh lebih tinggi. Dengan membatasi penggunaan dispenser, maka turut serta untuk penghematan listrik yang lebih efisien.
5. Cabut Perangkat Jika Tidak Digunakan
Meski tidak digunakan, beberapa perangkat bisa tetap menyedot daya listrik, seperti charger, TV, hingga microwave. Biasakan untuk mencabut perangkat-perangkat yang sudah tidak digunakan lagi untuk mencegah pemakaian listrik tanpa kamu sadari. Dengan membiasakan hal ini, maka akan membatu menghemat penggunaan listrikmu lebih efektif.
6. Pilih Elektronik yang Hemat Listrik
Sekarang, banyak alat elektronik yang sengaja dirancang agar hemat energi listrik. Tujuan utamanya untuk melindungi bumi dari pemanasan global dan hemat penggunaan listrik. Meski harganya terbilang lebih mahal, tapi jauh lebih menguntungkan untuk penghematan listrik dalam jangka panjang.
Membeli elektronik yang hemat listrik bisa mulai kamu pertimbangkan agar penggunaan token listrik di rumahmu jauh lebih hemat setiap bulannya.
Kesimpulan
Bunyi alarm token listrik cukup menggangu jika tidak segera melakukan pengisian ulang token. Sayangnya, sebagian orang belum sempat atau belum punya uang untuk mengisi token, sehingga mencoba untuk mematikan suara alarmnya.
Pada panduan di atas bisa kamu terapkan untuk cara mematikan suara token listrik yang mau habis di berbagai merk meteran. Selain itu, kamu juga bisa menerapkan tips hemat penggunaan token listrik dengan membatasi penggunaan alat elektronik berdaya tinggi hingga menggunakan lampu LED.










