Ketikmedia.com – Bagi pengguna iPhone, tentu sudah tidak asing lagi dengan istilah bypass. Pada umumnya, bypass iPhone seringkali digunakan untuk melewati iCloud Lock meski cukup berisiko. Untuk menghindari risiko terburuknya, kamu harus tahu ciri-ciri iPhone bypass.
Meski sering dibilang jalan pintas, tetapi sebaiknya kamu menghindari penggunaan bypass. Agar lebih tahu secara spesifik mengapa bypass iPhone dilarang, simak penjelasan dari Ketik Media berikut ini!
Apa Itu iPhone Bypass?
iPhone bypass adalah istilah yang sering muncul, terutama bagi pengguna iPhone bekas dan bermasalah dengan iCloud Lock. Bypass iPhone merupakan metode yang ilegal untuk melewati sistem keamanan perangkat Apple, khususnya pada Activation Lock iCloud.
Sebenarnya fitur Activation Lock iCloud berfungsi utnuk melindungi perangkat dari pencurian. Sehingga memungkinkan penilih sahnya saja yang bisa login ke perangkat dnegan memasukkan Apple ID dan kata sandi.
Dalam hal ini, praktik bypass akan berperan sebagai metode yang membuat iPhone bisa digunakan tanpa login dengan Apple ID dan kata sandi.
Ciri-Ciri iPhone Bypass
Setelah mengetahui secara singkat apa itu iPhone bypass, tentu kamu harus lebih waspada ketika membeli iPhone bekas. Sebab, tidak semua pemilik sebelumnya akan memberitahumu tentang status asli dari iPhone yang ingin kamu beli.
Sehingga, kamu harus tahu apa saja ciri-ciri HP iPhone bypass agar tidak tertipu. Adapun berbagai ciri umum iPhone bypass yang harus kamu kenali, yaitu:
- Tidak Bisa Login iCloud Baru – pada iPhone bekas, sistem biasanya akan menolak ketika kamu memasukkan Apple ID.
- Tidak Bisa Update iOS – iPhone bypass biasanya akan gagal ketika pembaruan sistem sebab statusnya tidak terverifikasi.
- Beberapa Fiturnya Tidak Berfungsi – pada iPhone bypass, aplikasi seperti telepon seluler, iMessage, hingga Face Time seringkali tidak berjalan normal.
- IMEI Tidak Terdaftar Secara Resmi – ketika kamu cek pada situs resmi Apple, IMEI iPhone yang sudah bypass biasanya berstatus unknown atau tidak valid.
Dengan mengetahui ciri-ciri iPhone sudah di bypass di atas, kamu bisa menghindari membeli perangkat bekas yang sudah berstatus bypass. Hal ini bertujuan agar penggunaan iPhonemu tidak bermasalah di kemudian hari.
Bolehkah Bypass iPhone?
Setelah mengetahui apa saja ciri-ciri iPhone kena bypass, tentu kamu bisa menyimpulkan sendiri apakah praktik atau metode tersebut boleh atau tidak. Jadi, kamu harus tahu bahwa bypass iPhone merupakan metode ilegal karena melanggar sistem keamanan Apple.
Sebab, Apple teah menegaskan bahwa Activation Lock jadi bagian perlindungan perangkat pengguna. Ketika iPhone sudah di bypass, otomatis melanggar sistem keamanan yang sudah dirancang oleh Apple. Oleh sebab itulah, melakukan bypass iPhone tidak boleh dilakukan.
Risiko Bypass iPhone
Jika kamu sudah tahu jika bypass iPhone tidak boleh dilakukan karena melanggar sistem keamanan Apple, kamu juga harus tahu apa saja risiko jika melakukannya. Biasanya, banyak pengguna yang ngeyel dan tetap nekat melakukan bypass iPhone meski sudah tahu bahwa tindakannya tersebut ilegal.
Padahal, sebenarnya ada beberapa risiko buruk jika kamu tetap melakukan bypass pada perangkat iPhone. Adapun risikonya adalah sebagai berikut:
1. Kehilangan Fungsi Layanan Apple
Menjalankan metode bypass iPhone akan berisiko membuat iCloud tidak bisa berfungsi dengan baik. Ketika sudah begini, otomatis akan menyebabkan aplikais dan layanan Apple tidak bisa berfungsi secara normal kembali.
2. Kehilangan Akses Klaim Garansi
Mengingat metode bypass iPhone dalah praktik yang melanggar kebijakan perlindungan hak cipta dan perjanjian lisensi Apple, maka kamu akan kehilangan akses klaim garansi. Pihak layanan Apple tidak akan menerima klaim garansi ketika ada masalahpada iPhone yang sudah di bypass.
3. Berisiko Kehilangan Data
Risiko iPhone bypass selanjutnya adalah kehilangan data. Ketika menjalankan metode bypass, dalam prosesnya bisanya akan melibatkan pemulihan perangkat dan factory reset. Tujuannya tentu untuk menghapus keseluruhan data yang tersimpan pada perangkat.
Jika data-data penting tidak di backup sebelum proses bypass, otomatis kamu akan kehilangan data-data yang ada di perangkat iPhone tersebut.
4. Update Software Terganggu
Melakukan update software pada perangkat iPhone jadi hal penting yang harus rutin dilakukan. Tujuannya untuk menjaga kinerja aplikasi dan sistem berjalan dengan stabil dan normal.
Tapi, jika iPhone sudah pernah di bypass, kemungkinan besar sudah tidak bisa lagi melakukan update atau pembaharuan sistem software. Jika sudah begitu, pastinya akan meningkatkan risiko keamanan karena pembaruan software bisa membawa patch keamanan dan perbaikan bug.
5. Berisiko IMEI Terblokir
IMEI perangkat berisiko terblokir jika iPhone sudah melakukan bypass. Bahkan, iPhone juga tidak dapat menerima sinyal selular, sehingga tidak bisa digunakan untuk telepon dan SMS.
Jika terdeteksi ada aktivitas bypass ilegal, maka pihak Apple secara otomatis akan memblokir IMEI-nya.
Cara Memperbaiki Bypass iPhone
Sebenarnya, memperbaiki iPhone bypass butuh pemahaman khusus. Sebab, iPhone bypass sudah mengalami modifikasi pada sistem keamanan bawaan Apple. Tapi, tidak ada salahnya jika kamu mencoba beberapa cara untuk memperbaiki iPhone bypass berikut ini:
1. Reset Ulang iPhone
Cara pertama untuk memperbaiki bypass iPhone adalah melakukan reset perangkat. Metode ini untuk membantu pengguna menghapus perubahan sementara yang muncul akibat proses bypass.
Dengan melakukan reset iPhone, maka akan membantu memulai ulang sistem dari awal. Sehingga, jika ada bug atau error yang muncul setelah proses bypass bisa teratasi.
2. Pakai Fitur iPhone Resmi
Ketika cara reset ulang tidak berhasil, kamu bisa gunakan cara selanjutnya, yaitu menggunakan fitur resmi Apple. Fitur resmi Apple ini dirancang untuk membantu para pengguna untuk memulihkan error pada perangkat, termasuk ketika sistem mengalami bug.
Pada cara kedua ini, kamu bisa memanfaatkan iTunes/Finder, Recovery Mode, atau DFU Mode untuk pemulihan sistem secara menyeluruh.
3. Menghapus Layanan Aktivasi Cloud
Menghapus layanan aktivasi cloud yang masih tertaut juga jadi salah satu cara mengatasi iPhone bypass. Hanya saja, metode ini bisa kamu lakukan jika kamu sudah mengetahui akun iCloud lama yang masih tersambung ke iPhone.
4. Hubungi Layanan Resmi Apple
Solusi terakhir untuk mengatasi iPhone bypass, maka bisa langsung hubungi layanan resmi Apple. Meminta dukungan ke pihak resmi Apple yang sudah bersertifikat tentu jauh lebih aman dan terpercaya.
Nantinya, lewat layanan ini kamu akan mendapatkan bantuan pemulihan iCloud iPhone, pengecekan resmi IMEI, hingga penanganan bypass iPhone yang lebih kompleks.
Dengan berbagai solusi di atas, akan membantu masalahmu jika iPhone bekas yang dibeli sudah terlanjut di bypass.
Penutup
iPhone bypass sebenarnya cukup merugikan bagi para penggunanya. Pengguna bisa kehilangan data, fungsi layanan Apple, akses klaim garansi, hingga berisiko IMEI terblokir. Tapi, kamu masih bisa mencoba beberapa cara untuk memperbaikinya.
Dengan begitu, maka iPhone bypass bisa kembali seperti sediakala. Tapi sebaiknya, sebelum beli iPhone bekas, pastikan untuk mengetahui ciri-ciri iPhone bypass agar tidak mengalami masalah di kemudian hari.












