Ketikmedia.com – Hemat listrik bukan hanya soal mematikan lampu atau alat elektronik yang sudah tidak digunakan. Melainkan, memahami seberapa besar konsumsi listrik harian juga bisa mengontrol pemakaiannya. Sayangnya, sebagian pelanggan masih mengabaikan cara cek pemakaian kWh listrik per hari.
Padahal, dengan mengetahui jumlah kWh listrik yang digunakan, maka pelanggan bisa mulai mengontrol serta mengetahui perangkat mana yang paling boros listrik. Untuk pengecekan kWh ini bisa kamu cek lewat meteran atau aplikasi PLN Mobile. Untuk panduan pengecekan lengkapnya, simak pembahasan dari Ketik Media Berikut ini!
Panduan Cek Pemakaian kWh Listrik di Meteran
Kilowatt-hour (kWh) adalah satuan energi listrik yang umum untuk mengukur konsumsi listrik. Pada meteran listrik, pengukuran kWh ini cukup sederhana. Setiap kamu menggunakan perangkat yang membutuhkan listrik, maka meteran akan menghitung konsumsi energinya serta menambahkannya ke total penggunaan. Berikut cara cek pemakaian kWh listrik per hari di meteran:
- Pada meteran listrik, tekan tombol untuk menampilkan sisa kWh
- Catat angka yang muncul pada layar
- Untuk menghitung penggunaan harian, catat angka tersebut pada waktu dan hari yang sama kemudian hitung selisihnya
- Nanti hasil tersebut akan menunjukkan berapa total pemakaian listrik harianmu
Selain cara di atas, ada cara sederhana untuk menghitung pemakaian listrik per hari. Adapun cara yang bisa kamu coba, yaitu:
- Buat daftar semua peralatan listrik yang kamu pakai sehari-hari
- Catat daya atau watt dari masing-masing peralatan tersebut (biasanya ada pada label)
- Tentukan estimasi berapa jam kamu menggunakannya per hari
- Pakai rumus Pemakaian (kWh) = (Daya dalam Watt x Jam Penggunaan) ÷ 1000
- Jumlahkan hasil perhitungan sesuai rumus untuk mendapatkan total pemakaian harian
Contoh perhitungan:
- TV 100 Watt (durasi penggunaan 4 jam/hari): (100 watt x 4) ÷ 1000 = 0,4 kWh/hari
- Lampu LED 10 Watt (durasi penggunaan 5 jam/hari): (10 watt x 5) ÷ 1000 = 0,05 kWh/hari
- Kulkas 150 Watt (durasi penggunaan 24 jam): (150 watt x 24) ÷ 1000 = 3,6 kWh/hari
Total pemakaian kHw harian: 0,4 + 0,05 + 3,6 = 4,05 kWh/hari
Panduan Cek Pemakaian kWh Listrik di PLN Mobile
Selain mengecek lewat meteran, kamu juga bisa mengeceknya dengan cepat lewat PLN Mobile. PLN Mobile adalah aplikasi resmi dari PLN untuk memudahkan pelanggan mengecek pemakaian listrik dengan mudah tanpa ribet. Berikut ini cara cek pemakaian kWh listrik per hari di PLN Mobile:
- Unduh aplikasi PLN Mobile di PlayStore atau AppStore
- Login atau lakukan registrasi jika belum memiliki akun
- Setelah berhasil login, pilih menu Prabayar atau Pascabayar sesuai jenis layananmu
- Masukkan ID Pelanggan atau Nomor Meter
- Nantinya aplikasi akan otomatis menampilkan informasi detail tentang pemakaian listrikmu
- Jika kamu pengguna listrik pascabayar, maka juga bisa melihat riwayat tagihan listrik bulanan
Rumus Menghitung Biaya Listrik Perhari
Sebagai salah satu langkah efisiensi energi listrik, kamu perlu melakukan perhitungan biaya untuk mengetahui seberapa banyak yang harus kamu keluarkan setiap harinya. Setelah kamu mengetahui total konsumsi harian dalam kWh, lanjut hitung biaya listrik per hari dengan rumus berikut ini:
1. Biaya Per Hari
Rumus Biaya Listrik Per Hari = Total Konsumsi Harian (kWh) x Tarif Listrik per kWh
Contoh: Jika total konsumsi harian 10 kWh dan tarif listrik Rp 1.467 per kWh (Dibuatkan data tarif per golongan)
Biaya Listrik Per Hari = 10 kWh x Rp1.467 = Rp 14.670
2. Biaya Per Bulan
Biaya Listrik Per Bulan = Biaya Listrik Per Hari x 30
Contoh: Jika biaya listrik per hari Rp 14.670
Biaya Listrik Per Bulan = Rp 14.670 x 30 = Rp 440.100
Pentingnya Cek Pemakaian kWh Harian
Pernah bingung kenapa saldo listrik bisa cepat habis atau kepikiran kenapa tiba-tiba listrik di rumah mati padahal baru isi token? Nah, untuk masalah ini bisa kamu atasi dengan cara cek pemakaian kHw listrik per hari.
Dengan mengecek watt listrik, kamu bisa tahu seberapa besar daya yang sudah terpakai dan apakah sesuai dengan kebutuhan harianmu. Selain itu, ada beberapa alasan penting mengapa perlu melakukan cek pemakaian kWh, yaitu:
1. Kontrol Anggaran
Mengetahui pola pemakaian listrik dan seberapa besar konsumsi kWh setiap harinya, maka akan membantumu mengontrol anggaran yang lebih baik. Selain itu, kamu juga bisa merencanakan anggaran dengan lebih akurat terkait penggunaan listrik harian.
2. Optimalisasi Penggunaan Peralatan
Ketika kamu menghitung pemakaian listrik perhari, maka kamu bisa sekaligus mengidentifikasi peralatan mana yang paling banyak menggunakan listrik. Dengan begitu, maka bisa mengatur penggunaan hariannya.
3. Deteksi Dini Masalah
Ketika kamu rutin melakukan cek pemakaian kWh listrik per hari, maka juga bisa mengetahui jika ada perubahan drastis dalam skala pemakaiannya. Sebab, perubahan drastis pemakaian kWh listrik bisa saja jadi indikasi adanya masalah pada instalasi listrik atau peralatan elektronik.
4. Bisa Mulai Menghemat Listrik
Ketika kamu menyadari bahwa konsumsi daya listrik cukup besar setiap harinya, maka akan muncul kesadaran untuk mulai hemat energi. Kamu bisa mengurangi pemakaian peralatan yang tidak terlalu penting untuk memangkas biaya pengeluaran listrik per hari.
Strategi Penggunaan Listrik Secara Efisien
Selain mengetahui bagaimana cara cek pemakaian kWh listrik per hari dan estimasi biayanya, kamu bisa mulai memahami strategi penggunaan listrik secara efisien. Adapun strategi yang bisa kamu lakukan, yakni:
1. Pahami Kode CL pada Meteran Listrik
Kode CL (Contract Load) adalah kode yang menunjukkan kapasitas daya listrik yang tersedia di rumah atau tempat usaha. Dengan mengetahui kode CL akan membantumu mengontrol pemakaian listrik serta memastikan daya terpasang sesuai kebutuhan. Berikut cara membaca kode CL pada meteran listrik:
- Cek tampilan layar meteran
- Kode CL baiasanya berbentuk angka (CL 2, CL 4, CL 6, CL 10, dan CL 16)
- Pahami kapasitas daya dari setiap angkanya. Berikut daftarnya:
| Kode CL | Daya (VA) |
| CL 2 | 450 VA |
| CL 4 | 900 VA |
| CL 6 | 1.300 VA |
| CL 10 | 2.200 VA |
| CL 16 | 3.500 VA |
2. Sesuaikan Penggunaan Listrik Sesuai Kebutuhan
Setelah memahami kode CL di atas, jangan lupa untuk menyesuaikan penggunaan listrik sesuai kebutuhan harianmu. Untuk penyesuaiannya, kamu bisa menerapkan langkah sederhana berikut ini:
- Gunakan perangkat yang hemat energi
- Identifikasi perangkat yang paling boros listrik
- Gunakan fitur timer pada perangkat elektronik untuk membatasi waktu penggunaan otomatis
- Atur jadwal penggunaan perangkat elektronik perhari
Kesimpulan
Memahami seberapa besar konsumsi listrik harian di rumah akan membantu pelanggan agar lebih bijak dalam penggunaan listrik prabayar maupun pascabayar. Untuk pengecekannya bisa langsung lewat meteran atau lebih mudah lewat aplikasi PLN Mobile.
Dengan menerapkan cara cek pemakaian kWh listrik per hari, maka bisa mengontrol anggaran listrik, optimalisasi penggunaan peralatan elektronik, hingga deteksi dini masalah yang mungkin terjadi.










