Ketikmedia.com – Berinvestasi di pasar saham kini tidak lagi memerlukan proses yang rumit atau harus datang langsung ke kantor sekuritas. Pasalnya, dengan perkembangan teknologi finansial yang pesat, siapa saja kini bisa memulai perjalanan investasinya hanya melalui HP. Caranya, calon investor perlu memilih aplikasi beli saham yang tepat untuk memulai investasi.
Ada banyak pilihan aplikasi investasi saham yang tersedia di Google Play Store dengan fitur-fitur yang beragam sesuai kebutuhan investor. Mulai dari investor pemula yang baru ingin belajar, hingga trader berpengalaman yang membutuhkan analisis teknikal mendalam. Supaya tidak salah pilih, berikut ini daftar lengkap rekomendasinya yang sudah berizin resmi dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Daftar Aplikasi Beli Saham Terbaik
Beberapa calon investor mungkin merasa bingung ketika dihadapkan pada banyaknya pilihan aplikasi investasi yang tersedia. Hal itu wajar terjadi mengingat setiap aplikasi memiliki keunggulan, fitur, dan target pengguna yang berbeda-beda. Jadi, sebelum memutuskan untuk mengunduh dan mendaftar, perhatikan terlebih dahulu penjelasan lengkap mengenai masing-masing aplikasi beli saham terbaik berikut ini.
1. IPOT
Pertama, ada IPOT, aplikasi investasi saham paling senior dan terpercaya di Indonesia dari PT Indo Premier Sekuritas. Aplikasi ini sudah beroperasi sejak lama dan telah dipercaya oleh lebih dari 1 juta pengguna aktif di seluruh Indonesia. Di Google Play Store, IPOT berhasil meraih rating 4,0 dari lebih dengan unduhan menembus angka 5 juta.
Adapun beberapa fitur unggulan yang IPOT tawarkan seperti Robo Trading, IPOT Academy, hingga multi-instrumen meliputi saham, ETF, reksa dana, dan obligasi dalam satu platform. Jadi, IPOT sangat cocok bagi investor dan trader aktif yang menginginkan ekosistem investasi yang komprehensif dalam satu aplikasi. Namun, bagi pemula yang baru pertama kali berinvestasi, tampilan IPOT yang penuh fitur mungkin terasa sedikit kompleks di awal penggunaan.
2. Ajaib
Kemudian, Ajaib hadir sebagai aplikasi investasi saham yang dikenal sangat ramah bagi investor pemula di Indonesia. Aplikasi dari Ajaib Sekuritas ini berhasil menarik lebih dari 5 juta pengguna berkat proses pendaftaran yang 100% online dan tidak memerlukan setoran awal yang besar. Selain itu, antarmuka aplikasinya yang sangat bersih dan simpel membuat pengguna baru bisa langsung memahami cara kerjanya tanpa perlu belajar berlama-lama.
Selain itu, Ajaib sudah terdaftar dan diawasi secara resmi oleh OJK serta terhubung langsung dengan BEI, KSEI, dan KPEI sebagai lembaga pasar modal Indonesia. Namun, bagi trader aktif yang membutuhkan analisis teknikal mendalam, fitur Ajaib mungkin terasa kurang memadai.
3. Stockbit
Ketiga, ada Stockbit yang merupakan platform investasi unik karena menggabungkan fitur trading saham dengan ekosistem komunitas sosial dalam satu aplikasi. Stockbit awalnya dikenal sebagai forum diskusi investor yang kemudian berkembang menjadi sekuritas digital dengan fitur charting kelas dunia. Dengan lebih dari 900 ribu nasabah aktif, komunitas di Stockbit terbilang sangat hidup dan informatif.
Jadi, Stockbit sangat ideal bagi investor pemula hingga profesional yang mengutamakan riset mandiri dan interaksi komunitas dalam proses pengambilan keputusan investasi. Namun, untuk fee transaksinya, pengguna perlu memperhatikan bahwa biaya beli sekitar 0,15% dan biaya jual sekitar 0,25% per transaksi.
4. Pluang
Selanjutnya, ada aplikasi beli saham luar negeri dan Indonesia, bernama Pluang. Pluang hadir sebagai aplikasi multi-aset yang memungkinkan pengguna mengakses berbagai instrumen investasi global dalam satu platform yang terintegrasi. Selain itu, aplikasi Pluang juga menyediakan ETF Amerika Serikat, indeks S&P 500, NASDAQ 100, emas digital, dan aset kripto dalam satu dompet digital.
Pluang menjadi pilihan tepat bagi pengguna yang ingin diversifikasi portofolio ke pasar internasional tanpa perlu membuka aplikasi yang berbeda. Namun, mengingat volatilitas aset global yang lebih tinggi, pengguna tetap disarankan untuk memahami profil risiko masing-masing instrumen sebelum berinvestasi.
5. BCA Sekuritas
BCA Sekuritas menghadirkan aplikasi investasi saham yang memanfaatkan ekosistem dan infrastruktur salah satu bank swasta terbesar di Indonesia. Hal itu membuat aplikasi ini sangat dipercaya oleh nasabah BCA yang ingin memperluas portofolio ke pasar saham. Selain itu, aplikasi ini dikenal dengan fitur analisis teknikal yang lengkap, eksekusi order yang cepat, dan dukungan customer service yang sangat responsif.
Jadi, BCA Sekuritas sangat cocok untuk nasabah BCA yang ingin berinvestasi saham dengan kemudahan akses perbankan yang sudah familiar. Namun, BCA Sekuritas memiliki minimum deposit yang cukup tinggi, sehingga lebih cocok untuk investor dengan modal yang cukup memadai.
6. Nanovest
Nanovest merupakan salah satu aplikasi beli saham luar negeri yang tengah populer di kalangan investor muda Indonesia karena kemudahan akses ke pasar global. Pasalnya, melalui Nanovest, pengguna bisa membeli pecahan saham perusahaan raksasa dunia seperti Apple, Tesla, dan berbagai emiten global lainnya mulai dari nominal yang sangat kecil. Selain itu, Nanovest juga menyediakan akses ke aset kripto dalam satu platform sehingga pengguna bisa mendiversifikasi portofolio secara lebih luas.
Nanovest menjadi solusi yang ideal bagi pengguna yang ingin merasakan investasi di pasar saham global tanpa perlu modal besar. Akan tetapi, sebagai investor yang bijak, tetap pelajari fundamental perusahaan dan risiko nilai tukar mata uang sebelum memutuskan untuk berinvestasi di saham luar negeri.
7. Reku
Reku awalnya pengguna kenal sebagai platform aset kripto terpercaya di Indonesia, namun kini telah berkembang menjadi aplikasi investasi yang menyediakan akses ke lebih dari 650 saham dan ETF perusahaan global. Jadi, melalui Reku, pengguna bisa membeli saham perusahaan dunia seperti Google, Apple, Netflix, Tesla, hingga Microsoft hanya dengan modal mulai dari $1 saja. Terkait dengan keamanan, Reku sudah teregulasi secara resmi oleh BAPPEBTI dan OJK sehingga keamanan dana pengguna terjamin.
Jadi, Reku menjadi pilihan yang sangat strategis bagi pengguna yang ingin membangun portofolio global dengan fleksibilitas tinggi dan biaya yang terjangkau. Namun, mengingat investasi saham luar negeri melibatkan risiko perubahan nilai tukar, pengguna perlu selalu memantau kondisi pasar secara berkala.
8. BIONS (BNI Sekuritas)
BIONS merupakan aplikasi beli saham indonesia dari BNI Sekuritas yang merupakan bagian dari ekosistem BNI Group sebagai salah satu bank BUMN terbesar di Indonesia. Hal itu memberikan BIONS keunggulan berupa kepercayaan yang tinggi dari nasabah yang mengutamakan keamanan dana dan reputasi lembaga keuangan yang solid. Selain itu, BIONS menyediakan platform multi-investasi yang mengintegrasikan saham BEI dan reksa dana dalam satu aplikasi yang mudah pengguna gunakan.
Aplikasi BIONS sangat cocok untuk nasabah BNI maupun investor yang mengutamakan keamanan berlapis dari lembaga keuangan BUMN. Namun, bagi pengguna yang menginginkan fitur analisis teknikal yang lebih canggih, mungkin perlu mempertimbangkan platform lain yang lebih terfokus pada kebutuhan trading aktif.
9. Gotrade
Gotrade merupakan salah satu aplikasi beli saham luar negeri yang paling direkomendasikan bagi investor Indonesia yang ingin masuk ke pasar saham Amerika Serikat. Pasalnya, Gotrade memungkinkan pengguna untuk mulai berinvestasi saham AS hanya dengan modal mulai dari US$1 dan deposit awal hanya US$5. Selain itu, platform ini menyediakan akses ke pasar selama 24 jam penuh dalam 5 hari seminggu dengan antarmuka yang sangat ramah pemula.
Jadi, Gotrade menjadi pintu masuk yang sempurna bagi pemula yang ingin mencoba berinvestasi di saham global tanpa harus mengorbankan modal yang besar di awal. Akan tetapi, pastikan untuk selalu memahami profil risiko investasi global dan diversifikasikan portofolio.
10. Growin’
Terakhir, Growin’ hadir sebagai aplikasi beli saham indonesia dari Mandiri Sekuritas, anak perusahaan Bank Mandiri yang merupakan salah satu bank BUMN terbesar di Indonesia. Reputasi dan infrastruktur yang kuat dari ekosistem Mandiri Group menjadikan Growin’ sebagai pilihan yang sangat pengguna percayai. Tidak hanya itu, Growin’ juga memiliki program edukasi investasi yang kuat sehingga sangat cocok bagi pemula yang ingin belajar.
Growin’ sangat ideal bagi investor yang mengutamakan keamanan, kredibilitas lembaga, serta kelengkapan edukasi dalam satu paket aplikasi investasi. Namun, seperti halnya semua investasi saham, pengguna tetap perlu melakukan riset mandiri dan memahami bahwa setiap instrumen investasi mengandung risiko.
Penutup
Jadi, itulah sepuluh rekomendasi aplikasi beli saham terbaik di Indonesia yang bisa pengguna pertimbangkan di tahun 2026 ini. Mulai dari IPOT yang cocok untuk trader berpengalaman hingga Ajaib dan Stockbit untuk pemula. Namun ingat, investasi saham mengandung risiko, sehingga lakukan riset yang cukup dan jangan pernah menginvestasikan dana yang tidak siap untuk dilepaskan.







