Ganti Oli Matic Berapa Kilometer? Ini Panduan Lengkapnya

Ganti Oli Matic Berapa Kilometer? Ini Panduan Lengkapnya
Ganti Oli Matic Berapa Kilometer

Ketikmedia.com – Rutin ganti oli matic jadi upaya untuk mencegah kerusakan mesin dan menjaga performanya tetap stabil. Sehingga, kamu harus tahu seputar ganti oli matic berapa kilometer. Jika tidak, maka akan berdampak buruk pada komponen mesin, mulai dari keausan dan kerusakan lainnya.

Sebab, ganti oli jadi bentuk perawatan kendaraan dan membuat umur mesin jadi lebih panjang. Apalagi, mengingat peran oli sebagai pelumas utama, memungkinkan kamu harus rutin mengganti oli sesuai kapasitas dan panduan pabrikannya.

Pada artikel ini Ketik Media akan membahas seputar ganti oli matic berapa kilometer serta panduannya. Yuk, simak!

Jarak Ideal Ganti Oli Matic

Mengetahui ganti oli motor matic berapa kilometer penting untuk menjaga perfoma kendaraan tetap aman dan stabil. Jika tidak diganti dalam batas jarak yang ditentukan, maka akan berakibat pada penurunan performa mesin dan menyebabkan keruskaan di beberapa komponen lainnya.

Oleh sebab itu, kamu harus rutin menggantinya sesuai batasan jaraknya. Tapi bagi kamu yang masih bingung ganti oli matic motor berapa KM, berikut ini informasi seputar waktu ganti oli untuk motor matic berdasarkan jarak tempuhnya:

1. Jarak Tempuh 2000 KM

Motor matic yang sudah mencapai jarak tempuh 2000 km sebaiknya harus segera diganti dengan oli baru. Melansir dari laman Suzuki, oli motor yang sudah menempuh jarak 2000 km sudah tidak layak dipakai lagi karena akan merusak komponen mesinnya. Mengganti oli dengan yang baru akan membuat motor tetap dalam kondisi prima.

Baca Juga:  Mobil Toyota Calya: Mobil Keluarga, Irit dengan Desain Elegan

2. Jarak Tempuh 20 – 50 km Diganti Setiap 2 Bulan Sekali

Jika kamu tidak terlalu sering menggunakan motor, biasanya jarak tempuh hanya berada di kisaran angka 20 – 50 km. Nah, pada jarak tempuh ini, kamu bisa mengganti olinya setiap 2 bulan sekali. Meski motor tidak sering kamu gunakan, tetapi oli harus tetap diganti dengan yang baru agar kendaraan tetap prima dan performanya selalu stabil.

3. Jarak Tempuh 200 km/hari Harus Diganti Setiap 2 Minggu Sekali

Jika setiap hari kamu menempuh perjalanan sekitar 200 kilometer, maka harus rutin mengganti oli setiap 2 minggu sekali. Jika tidak, maka kemungkinan besar motor akan tiba-tiba mati karena penggunaan olinya terlalu berat jika tidak diganti yang baru.

Pentingnya Ganti Oli Matic Tepat Waktu

Mengganti oli motor matic secara rutin dan tepat waktu tentu memberikan berbagai kelebihan, seperti:

  • Menjaga Stabilitas Suhu Mesin
  • Menjaga Keawetan Komponen Mesin
  • Mencegah Komponen Mesin Mengalami Keausan
  • Mengurangi Gesekan
  • Menghemat Bahan Bakar
  • Menjaga Performa Mesin dan Menghindari Kerusakan Komponen

Ciri Motor Matic Minta Ganti Oli

Setelah mengetahui ganti oli matic berapa kilometer, kamu juga harus tahu ciri motor yang sudah minta ganti oli baru. Agar tidak terlambat menyadari bahwa motor sudah butuh ganti oli, kamu harus tahu ciri-cirinya berikut ini:

1. Suara Mesin Jadi Lebih Kasar

Suara mesin motor yang tiba-tiba menjadi kasar jadi salah satu tanda bahwa motor butuh ganti oli. Biasanya, bunyi mesin kasar muncul jika kualitas olinya sudah tidak menghasilkan daya lumas yang baik. Sehingga, motor akan menimbulkan suara mesin yang lebih kasar ketika di gas atau mengoper gigi motor.

2. Berkurangnya Volume Oli

Oli motor berkapasitas 150cc biasanya punya volume di bawah 1 liter. Tetapi, volume ini bisa berkurang tergantung seberapa seringnya digunakan. Jika volume oli sudah mulai berkurang, kamu harus segera mengisi atau mengganti olinya dengan yang baru.

Baca Juga:  Akibat Oli Motor Matic Habis, Berisiko Tinggi Alami Kerusakan!

3. Warna Oli Hitam Pekat dan Encer

Jika kamu mendapati oli matic sudah berwarna hitam pekat dan encer, maka tanda bahwa oli sudah waktunya ganti meski jarak tempuhnya masih dekat. Sebab, oli matic yang masih berfungsi akan berwarna cokelat atau biru pekat.

Jika oli sudah berubah warna jadi hitam pekat, artinya oli sudah terkontaminasi oleh zat bekas pembakaran. Jadi, sebelum daya lumas oli menurun drastis, segera lakukan ganti oli ke bengkel atau melakukannya sendiri di rumah.

Panduan Ganti Oli Matic Sendiri

Jika jarak rumahmu terlalu jauh dengan bengkel atau tidak memungkinkan untuk ke sana, maka kamu bisa melakukan ganti oli sendiri di rumah. Secara umum, ganti oli cukup mudah dilakukan, terlebih jika kamu sudah mengetahui tahapannya dengan benar. Adapun panduan ganti oli sendiri adalah sebagai berikut:

1. Siapkan Alatnya

Sebelum mulai ganti oli, pastikan alatnya sudah tersedia. Alat yang kamu butuhkan adalah kunci ring, oli baru, corong oli, dan wadah penampungan. Alat utama yang kamu butuhkan adalah kunci ring untuk membuka baut oli mesin. Untuk motor matic seperti Beat dan sejenisnya, kunci ring yang dibutuhkan adalah ring 12 dan 17.

2. Panasi Mesin Motor 3 – 4 Menit

Panasi mesin motor selama ±4 menit agar oli jadi lebih encer dan mudah dikeluarkan. Tidak disarankan mengganti oli dalam kondisi mesin motor dingin atau terlalu panas. Jika mengganti oli saat mesin motor dingin, maka oli jadi lebih kental dan sulit keluar.

3. Copot Baut dan Keluarkan Oli Bekas

Saat ingin mulai mengganti oli, pastikan motor dalam keadaan standar tengah untuk memudahkanmu. Lalu, letakkan wadah penampungan oli bekas di bawah mesin sebelum membuka bautnya.

Baca Juga:  Bupati Toraja Utara Pilih Mobil Listrik, Tak Jadi Pakai Alphard

Mulai lepaskan baut oli mesin motor menggunakan kunci ring 12. Setelah baut terlepas, biarkan oli keluar sampai benar-benar habis dengan sendirinya. Hindari menggunakan kompresor angin karena bisa membahayakan bagi mesin motornya.

Jika ingin sekalian ganti filter oli, kamu bisa melepas baut filter yang biasanya ada di sebelah kiri mesin. Untuk membuka filter oli, kamu membutuhkan kunci ring 17.

4. Ganti Filter Oli

Setelah memastikan oli keluar semua, kamu bisa copot filter oli dan menggantinya dengan yang baru. Ganti filter ini juga sangat penting untuk menyaring kotoran agar tidak masuk ke ruang mesin.

5. Mulai Masukkan Oli Baru

Sebelum mengisi oli baru, pastikan kamu tahu kapasitas pengisian oli sesuai dengan merk motor maticnya. Selain itu, tingkat kekentalan oli juga harus kamu perhatikan. Untuk motor matic keluaran terbaru, biasanya menggunakan SAE 10W-30 hingga 10W-40. Gunakan corong saat mengisi oli agar tidak tumpah atau berceceran.

6. Pasang Kembali Bautnya dan Panasi Mesin Motor

Jika pengisian sudah selesai dan oli sudah masuk sesuai kapasitasnya, pasang kembali bautnya dengan benar. Kemudian, kamu bisa panasi mesin motor terlebih dulu untuk melumasi komponen secara maksimal.

Kesimpulan

Mengetahui waktu ganti oli matic berdasarkan jarak tempuhnya sangat penting bagi kamu. Sebagai pemilik motor matic, oli harus rutin diganti untuk menjaga performa mesin dan tetap nyaman saat digunakan.

Untuk mengetahui kapan sebaiknya oli motor matic diganti, kamu bisa menggunakan pedoman di atas. Dengan begitu, kamu tidak perlu bingung lagi ganti oli matic berapa kilometer dan cara ganti oli secara mandiri.