Ketik Media – Indonesia kini sedang dalam tahap recovery atau pemulihan setelah melewati wabah Covid-19. Ada banyak hal yang menjadi pekerjaan rumah bagi Pemerintah Indonesia untuk pembenahan, terutama di bidang kesehatan. Pemerintah sendiri telah memfokuskan sektor ini secara besar-besaran dengan merekrut tenaga PPPK di bidang kesehatan dalam beberapa bulan yang lalu. Tidak hanya itu, pembangunan infrastruktur di bidang kesehatan juga dialokasikan di IKN. Ibu Kota Nusantara saat ini sedang mengalami investasi secara besar-besaran dalam pembangunan rumah sakit bertaraf Internasional.
Salah satu investasi yang mencapai nilai Rp600 miliar dialokasikan oleh pemerintah untuk Rumah Sakit Hermina Nusantara. Ini juga menjadi nilai tambah bagi warga Indonesia yang ingin pindah ke IKN. Karena bagaimanapun, kesehatan merupakan faktor utama yang harus diperhatikan ketika seseorang akan menempati tempat baru. Jika kesehatan bagus, aspek lainnya juga akan bagus, termasuk kesuksesan. Nah untuk menunjang kesehatan yang prima, Anda tentunya tidak terlepas dari obat atau racikan dari dunia medis yang sangat berperan penting.
Peran Tenaga Farmasi di Bidang Kesehatan
Berbicara tentang obat, kita tentunya juga tidak bisa melupakan peran penting dari sektor farmasi. AKan tetapi, perlu diingat bahwa farmasi tugasnya tidak hanya sekedar untuk meracik obat. Hal ini ditegaskan oleh Persatuan Ahli Farmasi Indonesia (PAFI), yang mana tenaga farmasi telah lama berperan penting terhadap negara. Bahkan sebelum Indonesia merdeka, PAFI sudah ada dan turut membantu para pejuang untuk lepas dari penjajahan.
PAFI sendiri diresmikan di Yogyakarta pada tanggal 13 Februari 1946. Saat ini, PAFI memiliki banyak cabang yang tersebar di seluruh Indonesia, termasuk di Kota Tual Maluku. Tentunya juga terdapat sejarah bagaimana PAFI pertama sekali berdiri di Indonesia. Selain itu, Anda juga bisa menemukan info tentang tujuan PAFI bagi sektor kesehatan Indonesia. Adapun tujuan organisasi ini adalah sebagai berikut.
– Mewujudkan Masyarakat Adil dan Makmur berdasarkan Pancasila dan UUD 1945
– Mewujudkan Derajat Kesehatan yang Optimal bagi Masyarakat Indonesia
– Mengembangkan dan meningkatkan Pembangunan Farmasi Indonesia
– Meningkatkan Kesejahteraan Anggota
Berdasarkan tujuan yang mereka paparkan, kita dapat menarik kesimpulan bahwa PAFI sangat mengutamakan masyarakat Indonesia. Hal utama yang ingin mereka capai adalah derajat masyarakat di bidang kesehatan secara merata. PAFI juga tidak mengabaikan nilai-nilai dari butir Pancasila yang merupakan dasar negara Indonesia.
Dengan demikian, PAFI bukanlah organisasi yang menguntungkan pihak internal saja. Melainkan mereka punya visi yang jelas untuk kesejahteraan masyarakat Indonesia secara masif.
Hal ini juga tidak terlepas dari peran mereka di masa lalu, mengingat PAFI sangat berjasa dalam memperjuangkan kemerdekaan.
Kesimpulan
Indonesia saat ini sedang melakukan pemulihan pasca wabah Covid-19 di seluruh wilayah. Tidak terkecuali di IKN, pemerintah sedang mempersiapkan pelayanan kesehatan bertaraf Internasional yang nantinya akan digunakan oleh masyarakat di IKN.
Nilai investasi yang tergolong besar menandakan infrastruktur di bidang kesehatan sangat diutamakan oleh pemerintah. Bagusnya layanan kesehatan juga tidak terlepas dari peran tenaga farmasi yang ada di Indonesia. PAFI sebagai organisasi yang sudah lama berdiri mempunyai tujuan mulia untuk mensejahterakan masyarakat Indonesia dengan kesehatan yang layak.
