Ketikmedia.com – Memulai usaha tidak harus dengan menyewa gudang atau ruko yang besar, pasalnya sebuah usaha bisa dimulai dari rumah. Namun, seorang pengusaha perlu mengetahui tips-tips tertentu supaya usaha yang dilakukannya di rumah bisa sukses. Oleh karena itu, artikel ini menginformasikan beberapa tips sukses memulai usaha rumahan yang perlu pengusaha ketahui, khususnya bagi yang pemula.
Jadi, pada dasarnya, setiap usaha bisa di mulai dari skala kecil terlebih dahulu. Nantinya, setelah usaha cukup berkembang dengan baik, usaha tersebut bisa pindah ke skala yang lebih besar. Adapun salah satu langkah untuk memulai usaha dari skala kecil adalah dengan memanfaatkan rumah sebagai tempat usaha, sehingga dengan memanfaatkan rumah maka pengusaha tidak perlu mengeluarkan modal besar untuk menyewa tempat usaha di awal.
Daftar Tips Sukses Memulai Usaha Rumahan untuk Pemula
Dengan mengetahui beberapa tips berikut ini, harapannya pengusaha pemula bisa memulai usaha dengan baik dan benar, meskipun usaha berskala rumahan. Beberapa tips tersebut cukup sederhana, namun tentunya sangat membantu dan bermanfaat bagi pengusaha pemula. Pasalnya, beberapa pengusaha pemula biasanya sedikit kebingungan untuk memulai sebuah usaha.
1. Tentukan Ide Bisnis
Pertama, pengusaha perlu menentukan ide bisnis yang akan dijalankan. Jadi, ide bisnis merupakan hal dasar yang perlu pengusaha tentukan dengan cermat. Hal itu karena ide bisnis berpengaruh pada modal, cara promosi, hingga tindakan pengusaha ketika bisnis tersebut sudah berjalan.
Tipsnya, pengusaha pemula baiknya memilih ide bisnis yang sesuai minat dan keterampilan. Hal itu karena, jika melakukan usaha yang sesuai dengan minat dan keterampilan, pengusaha bisa menjalankan usaha dengan nyaman. Selain itu, jika usaha sesuai dengan keterampilan, pengusaha bisa paham dan mengerti betul jika muncul persoalan dalam usahanya.
2. Tentukan Target Pasar
Kemudian, tentukan target pasar atau calon pelanggan di bisnismu. Meskipun terkesan sederhana, hal ini perlu pengusaha pastikan sebelum memulai sebuah bisnis. Mengapa hal ini penting untuk pengusaha pastikan? Supaya pengusaha bisa menentukan arah promosi bisnis nantinya.
Selain untuk menentukan arah promosi bisnis, menentukan target pasar juga akan memudahkan pengusaha mengevaluasi bisnisnya. Contohnya, jika data penjualan untuk target pasar tertentu tidak mencapai target, maka perlu adanya perbaikan di sektor promosi.
3. Pertimbangkan Kompetitor
Lalu, tips yang ketika adalah mempertimbangkan kompetitor bisnis. Jadi, setelah menentukan ide bisnis dan target pasarnya, pengusaha pemula juga perlu melihat kompetitor bisnis yang ada di sekitarnya. Adapun kompetitor yang dimaksud adalah usaha dari pengusaha lain di bidang yang sama atau yang punya target pasar sama.
Jadi, sebelum memulai bisnis, pastikan telah mengetahui ada berapa kompetitor di sekitar bisnis. Lebih detailnya, pengusaha perlu mengetahui juga bagaimana kompetitor menjalankan bisnisnya serta bagaimana kompetitor melakukan promosi. Dengan mengetahui kompetitor tersebut, pengusaha bisa menentukan strategis bisnis supaya bisa berbeda atau lebih baik dari kompetitor.
4. Buat Ciri Khas Usaha
Setelah mengetahui apa yang kompetitor lakukan, kini pengusaha perlu menentukan ciri khas usahanya. Jadi, hal ini penting supaya usaha dapat lebih terlihat calon pasar serta tidak terkesan sama persis dengan kompetitor. Sebagai contoh, jika memulai usaha laundry, maka pengusaha bisa mengedepankan bahwa usaha laundry miliknya punya pelayanan lebih cepat atau gratis antar jemput, hal itu tentunya akan jadi pembeda dengan usaha laundry lainnya.
Selain itu, dengan punya ciri khas, pengusaha akan lebih mudah ketika melakukan promosi usaha nantinya. Saat melakukan promosi, pengusaha tentunya sudah mengerti aspek mana yang perlu ditonjolkan supaya calon pelanggan tertarik.
5. Tentukan Modal Awal Usaha
Selanjutnya, setelah menentukan ide bisnis, riset target pasar, hingga mempertimbangkan kompetitor, pengusaha juga perlu menentukan modal bisnis. Hal ini juga penting, karena dengan menentukan modal bisnis sedari awal memulai usaha, pengusaha dapat menentukan target pendapatan maupun keuntungan nantinya. Selain itu, dengan menentukan modal sedari awal, pengusaha bisa menilai bisnisnya mencapai target pendapatan atau tidak nantinya.
Tipsnya, saat menentukan modal, sesuaikan dengan hal-hal yang penting yang berkaitan dengan usaha. Seperti, bahan baku, biaya promosi, hingga biaya jasa. Selain itu, pastikan mencatat perhitungan modal tersebut dengan baik dan benar, supaya dapat terbaca dengan mudah di kemudian hari.
6. Tentukan Metode Penjualan
Selain menentukan modal, tentukan juga metode penjualan. Hal ini penting, khususnya bagi usaha yang menjual suatu produk. Metode penjualan tersebut antara metode offline maupun offline, jadi pengusaha harus menentukan bagaimana pelanggan bisa membeli produknya.
Metode penjualan ini cukup berkaitan dengan target pasar. Misal, jika target pasar usaha adalah orang-orang yang ada di sekitar rumah, maka pengusaha bisa pilih metode penjualan offline atau secara langsung. Sementara itu, jika target pasar adalah orang-orang yang ada di berbagai daerah, maka pengusaha bisa pilih metode penjualan secara online, bisa memanfaatkan beberapa marketplace seperti GoFood, Shopee, Tokopedia, hingga TikTok Shop.
7. Lakukan Promosi Bisnis
Kemudian, pengusaha pemula juga perlu memikirkan cara promosi bisnisnya. Pengusaha dapat melakukan promosi sebelum memulai usaha maupun saat usaha sudah berjalan. Namun, lebih disarankan supaya pengusaha melakukan promosi usaha sebelum memulai usaha tersebut.
Jadi, dengan mengenalkan usaha lebih awal ke target pasar, target pasar akan mengetahui usaha tersebut lebih awal. Sehingga, jika usaha sudah berjalan nantinya, target pasar tidak kaget dengan hal tersebut. Namun, meskipun promosi sebelum usaha berjalan lebih disarankan, pengusaha juga masih perlu melakukan promosi saat usaha sudah berjalan, hal ini supaya target pasar mendapatkan informasi jika ada hal-hal baru di usaha tersebut.
8. Lakukan Pelayanan yang Baik
Lalu, tips selanjutnya adalah pengusaha perlu melakukan pelayanan yang baik kepada pelanggan. Jadi, pelayanan yang baik sangat perlu pengusaha lakukan, supaya pelanggan merasa nyaman saat membeli produk. Dengan kenyamanan tersebut, pelanggan tentu tidak akan berpaling ke tempat usaha lain jika membeli produk.
Salah satu bentuk pelayanan yang baik adalah menerima segala macam metode pembayaran yang pelanggan lakukan. Di era digital saat ini, pelanggan biasanya tidak hanya melakukan pembayaran secara langsung, namun juga melakukan pembayaran secara digital atau online. Supaya pengusaha bisa menerima segala macam bentuk pembayaran dari pelanggan, pengusaha bisa menggunakan mesin EDC Fastpay.
Perlu pengusaha ketahui bahwa mesin EDC Fastpay adalah alat transaksi digital dari PT Fastpay Media Nusantara. Mesin EDC Fastpay tersebut mendukung berbagai layanan pembayaran, yang tentunya sangat membantu usaha skala kecil. Jadi, jika pengusaha ingin melayani pelanggan dengan baik dalam hal pembayaran, pengusaha perlu punya mesin EDC Fastpay.
Penutup
Jadi, itulah beberapa tips sukses memulai usaha rumahan untuk pemula yang perlu pengusaha pemula pahami. Selain tips memulai usaha, ada juga informasi khusus untuk membantu pelayanan pembayaran usaha dengan menggunakan mesin EDC Fastpay. Dengan mengikuti beberapa tips di atas, harapannya pengusaha pemula tidak bingung lagi saat ingin memulai usaha.












