Pembubaran PT perorangan dapat terjadi karena berbagai alasan. Dasar hukum yang mengatur tentang PT perorangan terdapat pada UU Nomor 11 Tahun 2020. Meski memiliki satu pendiri, PT perorangan tetap mempunyai status badan hukum yang resmi.
Proses pembubaran sebuah PT memerlukan sejumlah tahapan. Mulai dari penghapusan nama perusahaan hingga penyelesaian hutang. Terdapat beberapa kewajiban hukum yang wajib diselesaikan sebelum PT melakukan pembubaran.
5 Alasan Pembubaran PT Perorangan
Putusan pembubaran PT oleh Kejaksaan umumnya dilatarbelakangi sejumlah alasan. Setidaknya terdapat 5 alasan umum yang membuat sebuah PT Perorangan memutuskan untuk bubar.
1. Jangka Waktu PT Perorangan yang Berakhir
Cara membubarkan PT membutuhkan keterlibatan sejumlah pihak. Keputusan bubar dapat terjadi karena berakhirnya jangka waktu berdirinya PT yang tercantum dalam akta pendirian PT.
Jika jangka waktu tersebut terlewati, maka secara otomatis PT perorangan akan bubar. Jangka waktu ini mengatur tentang durasi keberlangsungan perusahaan yang telah mendapat kesepakatan sejak awal masa pendirian PT perorangan.
2. Pencabutan Izin Perusahaan
Alasan pembubaran PT yang kedua ialah pencabutan izin perusahaan. PT perorangan yang tidak mampu memenuhi kewajiban administratif berpotensi mendapat pencabutan izin.
Salah satu contoh kasus yang sering kali terjadi yakni PT perorangan yang tidak melakukan pembayaran pajak secara rutin. Sanksi pembubaran PT menjadi puncak teguran bagi PT yang tidak memenuhi kewajiban administratif dengan baik.
3. Pailit
Kondisi keuangan yang mengancam juga dapat mengakibatkan sebuah PT perorangan bubar. Kendala dan kerugian secara terus-menerus mengakibatkan perusahaan mengalami pailit. Dalam kondisi ini, kegiatan operasional perusahaan tidak dapat berjalan dengan maksimal.
Proses akhir pembubaran PT biasanya diakhiri dengan proses pembuatan akta pembubaran. Contoh akta pembubaran PT dapat ditelusuri melalui beberapa sumber yang terpercaya.
4. Adanya Putusan Pengadilan
Di kasus lain, penyebab PT melakukan pembubaran terjadi karena adanya putusan dari pengadilan. Kondisi tersebut mengakibatkan sebuah PT perorangan harus bubar karena alasan yang jelas.
Sebut saja masalah terkait pelanggaran hukum dan gugatan yang berasal dari pihak ketiga. Keadaan ini dapat mengakibatkan sebuah PT dibubarkan karena adanya putusan yang dikeluarkan oleh pihak pengadilan.
5. Putusan dari Pemegang Saham Tunggal
Pemegang saham sekaligus direktur PT perorangan berhak memutuskan untuk melakukan pembubaran PT. Hal ini dapat terjadi karena sejumlah penyebab. Misalnya saja perubahan strategi usaha maupun kegiatan bisnis yang tidak lagi menguntungkan.
Secara mandiri, pemegang saham dapat mengajukan surat permohonan pembubaran PT secara online maupun offline. Contoh surat permohonan pembubaran PT biasanya mencantumkan alasan konkret penyebab pembubaran itu terjadi.
Syarat Pembubaran PT Perorangan

Perjalanan bisnis memang tidak selalu mendatangkan keuntungan secara terus-menerus. Ada kalanya PT perorangan harus mengalami pembubaran karena munculnya masalah-masalah tertentu.
Hak-hak karyawan dan kewajiban pajak harus diselesaikan sebelum melakukan pembubaran PT perorangan. Hal ini berkaitan dengan tanggung jawab perusahaan agar tidak merugikan pihak lainnya.
Terdapat beberapa syarat pembubaran PT yang wajib terpenuhi sebelum melakukan pengumuman tentang pembubaran perusahaan. Sama seperti proses pendirian PT perorangan, proses pembubarannya juga terdiri dari berbagai persyaratan.
- Adanya keputusan dari pemilik saham.
- Menyelesaikan seluruh tanggungan dan kewajiban perusahaan.
- Melaporkan dan mengumumkan pembubaran.
- Menyelesaikan laporan keuangan untuk terakhir kalinya.
- Menghapus nama perusahaan.
- Memenuhi dokumen penunjang pembubaran.
Panduan Pembubaran Perseroan Perorangan
PT Perorangan adalah salah satu bentuk usaha yang memungkinkan seseorang untuk mendirikan perusahaan secara mandiri tanpa melibatkan pemegang saham lain. Meskipun sederhana dalam pendirian, pembubaran PT Perorangan tetap memerlukan langkah-langkah hukum yang sesuai agar prosesnya sah di mata hukum. Berikut ini adalah panduan lengkap cara membubarkan PT Perorangan:
Menu pembubaran digunakan untuk pemohon melakukan pembubaran perseroan perorangan yang dimilikinya.
Untuk mengakses layanan membubarkan PT Perorangan tersebut dapat dilakukan dengan cara berikut:
Login ke sistem AHU Online (Administrasi Hukum Umum) di https://ahu.go.id . Selanjutnya klik menu AHU pendaftaran perseroaan perorangan, selanjutnya masuk NIK dan password. Setelah berhasil login ikuti petunjuk berikut ini.
A. Klik Menu Pembubaran untuk melakukan Pembubaran Perseroan Perorangan seperti gambar berikut:
B. Kemudian anda akan diarahkan menuju halaman Pendaftaran Pembubaran Perseroan Perorangan seperti gambar berikut:
Keterangan:
- Masukan Nomor Voucher. (Wajib diisi)
Catatan :
Jika anda belum memiliki voucher, silahkan pilih tautan ‘klik disini’ untuk melakukan transaksi pembelian voucher pada sistem Simpadu - Isikan Nama Perseroan yang anda ingin bubarkan. (Wajib diisi)
- Klik Tombol “Lanjut” untuk menuju ke tahap berikutnya.
- Kemudian anda akan diarahkan menuju halaman berikutnya yang berisikan alasan anda melakukan pembubaran perseroan anda dengan contoh seperti gambar berikut:

5. Silahkan Pilih alasan anda melakukan pembubaran.
6. Jika anda setuju, silahkan centang persyaratan.
7. Kemudian Klik Tombol “Saya Yakin Dan Lanjutkan” untuk menuju ke tahapan berikutnya.
8. Setelah selesai membuat permohonan pembubaran perseroan anda akan diarahkan ke halaman Daftar Transaksi untuk melakukan konfirmasi pembubaran perseroan dengan contoh seperti gambar berikut:

9. Klik Konfirmasi Pernyataan Pembubaran dengan contoh sebagai berikut:
Catatan :
* Batas waktu konfirmasi maksimal 7 hari dari tanggal transaksi. Jika lewat dari 7 hari pemohon belum melakukan konfirmasi, maka permohonan dianggap batal.
* Pemohon dapat melakukan permohonan kembali dari awal.
10. Kemudian anda akan diarahkan ke halaman Pratinjau dan pada bagian akhir halaman silahkan klik tombol seperti gambar berikut:
- Klik Konfirmasi apabila anda sudah yakin dengan kesesuain data anda dan mengkonfirmasi Permohonan Pembubaran Perseroan anda.
- Klik Hapus Transaksi apabila anda ingin membatalkan Permohonan Pembubaran Perseroan anda.
- Klik Preview Pernyataan Pembubaran untuk melihat Pratinjau Surat Pernyataan Pembubaran Perseroan anda.
11. Jika anda Klik Konfirmasi, akan muncul Pop Up seperti gambar berikut:
12. Klik “Ya, Saya Yakin” jika setuju melakukan konfirmasi permohonan.
13. Setelah Melakukan Konfirmasi silahkan Klik tombol undoh pernyataan pembubaran dan silakan cetak sertifikat pembubaran PT perseroan anda.
Penutup
Pembubaran PT perorangan memiliki alasan yang beragam. Untuk memudahkan prosesnya, terdapat layanan bantuan yang menyediakan jasa pembuatan PT maupun pembubaran PT dengan jaminan yang pasti.
