Berita  

3 Prodi STIS: Yuk Kenali Prospek Tiap Jurusan dan Gajinya

prodi stis

Tak lama lagi, seleksi masuk Politeknik Sekolah Tinggi Ilmu Statistika akan dibuka. Yuk, inti apa saja prodi STIS, prospek lulusannya, serta besaran gaji yang diterima. STIS sebagaimana yang kita tahu merupakan salah satu sekolah ikatan kedinasan yang menjadi primadona bagi para lulusan SMA.

Animo pendaftar politeknik yang berdiri dengan bantuan PBB tersebut senantiasa membludak setiap tahunnya. Pada periode yang lalu, terdapat 6.800an orang yang mendaftar, sementara yang lolos seleksi hanya 7 persen (500 orang).

Hal itu tak mengejutkan mengingat setiap lulusan STIS akan mendapatkan prospek kerja yang bagus di BPS atau Badan Pusat Statistik.

3 Prodi STIS

Hingga hari ini, politeknik STIS telah membuka 3 program studi setelah berdiri pada tahun 1958 sebagai Akademi Ilmu Statistik atau AIS|. Ketiganya adalah:

D3 Statistika

Program Diploma Tiga (D3) Statistika adalah program pendidikan tinggi yang berlangsung selama tiga tahun penuh. Program ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang mendalam tentang konsep-konsep dasar statistika dan penerapannya dalam berbagai konteks di lapangan.

Berbeda dengan S1 yang lebih teoritis, orientasi pembelajaran D3 Statistika di STIS adalah untuk penerapan atau aplikasinya. Lulusan D3 Statistik STIS memiliki prospek untuk bekerja di BPS dan lembaga lainnya yang membutuhkan kemampuan tersebut.

Jabatan yang umumnya ditempati adalah jabatan fungsional dengan ragam profesi:

  • Semi ahli manajer lapangan kegiatan pada pengelolaan proyek survei atau sensus.
  • Quality control semi ahli dalam kegiatan official statistics lapangan.
  • Pemeta wilayah kerja statistika tingkat semi ahli.
  • Analis data semi ahli dengan prosedur yang sesuai.
Baca Juga:  8 Artis yang Mendukung Palestina, Konsisten Kecam Genosida

D4 Statistika

Prodi STIS berikutnya adalah D4 Statistika. Program ini berjalan selama 4 tahun dan lulusannya akan memperoleh gelar sarjana dengan label S. Si (Sarjana Sains).

Meski setara dengan S1, namun D4 Statistika STIS lebih menekankan pada aspek keterampilan dan kemampuan operasional berbanding dengan pendalaman teori dan konsep-konsep.

Lulusan D4 Statistika bisa menjadi:

  • Pembuat desain atau rancangan survei Official Statistics dengan metode yang tepat sehingga menghasilkan desain yang akurat.
  • Analis data statistik dengan prosedur yang tepat untuk keperluan pembuatan kebijakan, perencanaan, monitoring, serta penilaian dan evaluasi.
  • Ilmuwan data statistik untuk mengolah big data dengan cara yang tepat dan penerapan teknologi yang baik.
  • Analis penjaminan data quality untuk keperluan monitoring dan evaluasi mutu dari kegiatan statistik dengan framework yang tepat.

D4 Komputasi Statistik

Prodi STIS yang terakhir adalah D4 Komputasi Statistik. Sebagaimana namanya, program ini fokus untuk mendidik mahasiswanya menggunakan teknologi komputasi dalam ilmu statistika official.

Berikut ini prospek kerja bagi lulusan D4 komputasi statistika.

  • Pengembang sistem informasi statistik.
  • Pengelola infrastruktur data dan layanan teknologi informasi.
  • Ilmuwan data pemerintahan.

Berapa Gaji Lulusan Prodi STIS?

Mereka yang menempuh program studi D3 akan menjadi PNS golongan IIc apabila lolos bekerja di BPS atau kementrian negara yang lain.

Sementara mereka yang menempuh program studi D4 akan menjadi PNS golongan IIIa. Berdasarkan PP Nomor 5 tahun 2024, gaji pokok ASN IIc dan IIIa adalah:

  • Rp. 2.184.000,00 – Rp 3.643.400,00
  • Rp. 2.785.700,00 – Rp 4.575.200,00

Nominal di atas belum ditambahkan dengan tunjangan yang menjadi hak tiap ASN seperti tunjangan kinerja, tunjangan pangan, hingga tunjangan keluarga.

Seleksi Masuk STIS

Tertarik belajar di 3 prodi STIS di atas? Secara umum, terdapat 4 tahapan seleksi bagi para pelamar. Yang pertama adalah seleksi administrasi. Pada 2024, seleksi ini diperkirakan dibuka pada bulan April hingga Mei. Seleksi administrasi mencakup penyeleksian dokumen persyaratan pendaftaran yang pelamar unggah. Misalnya verifikasi pada dokumen KTP, ijazah, nilai rapor, hingga akta.

Baca Juga:  Sapi Kurban Presiden Prabowo ke Masjid Nurul Jihad Sepon Makale

Apabila semua data terverifikasi dengan benar, pelamar berhak mengikuti seleksi lanjutan, yaitu Seleksi Kompetensi Dasar atau SKD. Pada seleksi ini, STIS bekerja sama dengan Badan Kepegawaian Negara. Selanjutnya, mereka yang lulus SKD akan mengikuti Tes Potensi Akademik. Pada tes ini, kemampuan matematika dan verbal pelamar akan menjadi mendapatkan ujian.

Terakhir, terdapat tes kesehatan dan kebugaran. Selama tes, pelamar akan mengikuti serangkaian pemeriksaan hingga uji untuk menentukan tingkat kesehatan dan bugar-tidaknya pelamar.

Tips Lulus Prodi STIS Idaman

Untuk lolos seleksi STIS, pelamar perlu berlatih SKD, TPA, hingga kebugaran. Latihan soal hingga olahraga bisa dilakukan beberapa bulan sebelum mendaftar.

Untuk SKD, terdapat 3 tes dengan passing grade masing-masing, yakni:

  • TWK atau Tes Wawasan Kebangsaan: 65
  • TIU atau Tes Intelegensia Umum: 80
  • TKP atau Tes Karakteristik Pribadi: 126

Pelamar bukan hanya harus lolos passing grade, tapi juga harus berada di ranking atas dibanding pelamar yang lain. Begitu juga saat mengerjakan Tes Potensi Akademik. TPA umumnya berupa tes matematika dan kemampuan bahasa. Pada periode sebelumnya, TPA terdiri atas tes matematika dan Bahasa Inggris.

Kurang lebih, demikian informasi terbaru Ketik Media tentang prodi STIS, prospeknya, hingga tips agar lulus politeknik tersebut. Semoga bermanfaat.

Penulis: Prima Siti NurhidayahEditor: Prima Siti Nurhidayah